Selasa, 20 Maret 2012

Tetaplah konsisten, sahabat.

Sudah biasa, para aktivis dakwah yang konsisten dijalan-Nya kerap mendapat kritik, dianggap sok suci, dianggap Blagu, disinis-in, dijatuhkan status sosialnya.. itu kerap terjadi.


Padahal, yang penting itu bukan pandangan mereka.


Yang penting itu hati kita. Hati mereka yang menganggap kita sok suci, hati mereka yang membenci kita, itu mereka yang mempertanggungjawabkannya. Yang penting, hati kita. Kita melakukannya karena Allah.


Nanti, suatu saat ketika Hari itu terjadi, barulah tampak semuanya. Hari yang dijanjikan itu pasti akan datang. Hari di saat seseorang tak bisa lagi menolong orang lain. Hari itu pasti datang.


Konsisten. konsisten. Tetapla konsisten di jalan Allah, sahabatku. Kita sudah melangkah sejauh ini.


Anggapan orang lain, cacian, pujian, tidak ada apa-apanya. bersihkan niat, luruskan niat, bukan karena emosi, golongan, kelompok, atau mazhab, tapi karena Allah, karena Allah.




Tetaplah konsisten, sahabat.

-20 Maret 2012-

Sabtu, 18 Februari 2012

warna warni

warna-warni kehidupan..


yang sudah terjadi adalah warna-warni kehidupan kita.. :)


warna-warni kehidupan kita yang telah lalu telah kita lewati.. :)







Life is colorful.. :)))

Kamis, 16 Februari 2012

Menurut seorang psikolog --saya lupa siapa namanya, tapi saya pernah lihat di televisi-- seseorang yang sedang Down, sedang sangat sedih, sedang sangat jatuh, tidak bisa langsung sekaligus Up.


Seseorang yang sedang Down, hanya butuh di mengerti, dipahami,


once again, di-me-nger-ti.


kadang, mereka hanya butuh dimengerti, Dan, diyakinkan, bahwa segala sesuatu yang telah terjadi itu sesuatu yang wajar.


sesuatu yang biasa terjadi.


wajar terjadi.


Justru, mereka yang sedang down, kadang tidak membutuhkan Kalimat-Kalimat Bijak yang Menghakimi.


Once again: Kalimat-kalimat bijak yang menghakimi. 




So, stop being to think that you are so wisely.




Cobalah mengerti. Cobalah memahami.


Minggu, 29 Januari 2012

alhamdulillah.. :D

alhamdulillah. Hari ini saya tertawa begitu menyenangkan. mun ceuk urang Sunda mah, ngeunah seuri. hehe..


tadi pagi itu, saya melihat kakak saya belajar naik motor. dan saya tertawa-tawa melihat kakak saya belajar motor.. hahahahaha..


saya tahu, ia sangat 'palalaur' belajar naik motor itu..
saya geli sendiri melihatnya.. hahahaha..


belum lagi, bokap yang mengomel-ngomel "kitu-kitu wae teu bisa.." hahahahahaha.. saya tambah geli melihat kakak saya.. melihat wajah kakak saya yang sedang belajar motor.. hahahaha..


subhanallah.. alhamdulillah..


di balik semua tawa itu..
saya sangat bersyukur.. sangat bersyukur.. saya bisa tertawa.. 


alhamdulillah.. hehe..


walaupun kakak saya langsung keuheul ka saya, lalu dia bilang:


"ah, lo kayak bisa aja lo..."


hahahahaha.. saya tambah ketawa-ketawa...


hihihihihihihihi...




huuufhh... 


saya tahu, ketawa terlalu banyak juga nggak baik juga..




tapi saya cuma mau bersyukur aja..


tapi bukan bersyukur karena ngetawain..


saya nggak ada maksud menertawakan... hehehe..




cuma mau bersyukur.. dengan penuh syukur.. sesyukur-syukurnya..






karena Engkau memberi hamba kebahagiaan dengan tertawa itu..




I love you, kakak gie... :D




alhamdulillah.. :D



Senin, 23 Januari 2012

-


Hidayah itu tidak datang ke qalbu setiap insan. Namun, jangan salahkan Rabbmu atas keadaan. Kau tahu? Jauh hari Allah telah berkata, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan." Dia memberimu hal-hal yang tak pernah kauminta. Tetap ada padamu, walau terima kasih luput diucapkan. Lalu, apa yang membuatmu berpikir Dia takkan memberi apa yang kau harapkan? Allah Mahakaya dan tak sungkan membagi-bagikan. Untuk kau, hambaNya yang butuhkan. Dia tak memintamu membalas semua pemberian. Kau tak dibebani kewajiban-kewajiban di luar kemampuan. Hanya syukur yang Dia inginkan. Lewat hati, lisan, dan perbuatan. Itupun bukan karena Dia butuh. Namun kembali tuk keselamatanmu. Ah, kau cari-cari di siklus ini, takkan bisa kautemukan: bagian itu. Bagian yang kaupikir celah untuk dapat sedikit saja mengangkuh. Nyatanya, Kawan: kau itu miskin. Kau tak punya apa-apa. Hanya makhluk yang dicipta dari air yang hina. Dipinjami banyak karunia. Dibelaskasihani setiap harinya. Hanya diminta tunduk dan memuji Tuhannya. Demikian banyak kufur dan jahat kita pada Pencipta. Karena belum mampu mengerti: tujuan agung dari semua kehidupan di depan mata....tulisan ini saya copy dari posting Mas Asa Mulchias di facebook.

twitter beliau: @Asa_Mulchias

Kamis, 19 Januari 2012

untittle



Saya terenyuh membaca tulisan ini:

untuk kau saudaraku yang tengah berusaha menata jiwamu agar kembali suci,aku bisikan doa untuk mu yang mengepakan sayapnya hingga ke Arsnya lalu Ia akan mengirimkan Ribuan bahkan Jutaan maialkat untuk menjaga dan membimbingmu.. Amiin..

percayalah.. percayalah.. kebaikan selalu lebih baik.. percayalah.. berusahalah.. berusahalah senantiasa menyucikan hati..

I Love You, God..

Even ketika saya banyak salah.. saya banyak dosa..

Tuhan selalu memberi saya ketenangan.. dengan membaca tulisan tadi..

Even ketika saya bersimbah dosa.. hati saya kotor.. astaghfirullah..

Tuhan selalu memberi saya kekuatan..

ketika saya lemah.. saya lelah..

Tuhan tetap memberi saya semangat... lewat berbagai cara..

lewat berbagai cara, Tuhan bicara sama saya..

saya ngerasa nista banget..

soalnya saya penuh dosa..

saya.. saya..


Tapi Ia selalu memberi kesempatan..

He never leave me alone..

Kuatkan hamba untuk berusaha.. Ya Malik..

Kuatkan hamba..

amiin..

amiin..

amiin..

Selasa, 17 Januari 2012

Rumput Basah

Cuma kita yang tahu..


Cuma kita yang tahu.. Seberapa dalam luka itu..


How deep it was..


How Bleed it was..


How Hurts..


How Hard..


It was..


Cuma kita yang ngerasain..


Simpan semua perasaan itu, teman-teman.. 


Bukan untuk mendendam, atau sumpah serapah menyahut amarah..


Tapi justru karena itu yang membuat kita,


sekarang ini,


lebih mengerti..


lebih memahami.










Bandung, 17 Januari 2011